Thursday, November 17, 2011

Rumus Senyawa Organik

0 komentar
Dalam ilmu Kimia ada beberapa cara untuk menuliskan rumus-rumus senyawa kimia organik, dalam hal ini ada 3 hal,

1. rumus empiris
2. rumus molekul
3. rumus struktur

dalam rumus struktur sendiri masih dibagi menjadi 3 cara

a. rumus lewis
b. rumus ikatan garis
c. rumus tiga dimensi.

1. Rumus empiris adalah rumus yang memperlihatkan perbandingan yang paling sederhana dari unsur-unsur dalam senyawa. Misalnya asetilen dan benzena keduanya mempunyai rumus empiris yang sama. Rumus ini jarang dipakai karena kita tidak dapat mengetahui apa-apa mengenai struktur dari molekul-molekul jenis dimana atom-atom terikat bersama
Contoh : Etana C2H6 = CH3

       C   :    H
        1   :    3
2. Rumus molekul adalah rumus yang menunjukan jumlah nyata atom dalam molekul sekaligus perbandingannya. Misalnya rumus molekul untuk asetilen dan benzena masing-masing adalah C2H2 dan C6H6, dari sini bisa dilihat bahwa setiap atom asetilen memiliki dua atom C dan dua atom H, dan begitu juga untuk benzena yang memiliki 6 atom karbon dan enam atom hidrogen.

Contoh. Propanol = C3H8O

3. Rumus Struktur adalah rumus yang menunjukan struktur dari molekul, semua ikatan valensi dan atom-atom yang dihubungkannya dalam molekul, dan merupakan rumus yang paling berguna dan sering digunakan dalam kimia organik, karena dapat meramalkan keaktifakn kimianya.

Dalam rumus struktur masih dibagi menjadi 3 rumus lagi, yaitu:
a. Rumus Lewis yaitu rumus yang menggunakan tanda "." (titik) sebagai elektron valensi, rumus ini tudak dipakai secara luas karena sukar dalam menggambarkannya.
Contoh: CH4











b. Rumus Ikatan-Garis yaitu  rumus yang menunjukan tiap pasang elektron yang berikatan dengan garis
contoh : H2 =
untuk lebih mudahnya, rumus ikatan garis dapat disederhanakan menjadi Rumus Struktur Sederhana yaitu rumus yang memperlihatkan ikatan tetapi yang masih juga dapat menyimpulkan strukturnya

contoh C2H6 dan C2H4O2


c. Rumus Tiga Dimensi yaitu rumus yang menunjukan ikatan yang menonjol dikertas, dengan bentuk segitiga panjang, biasanya digunakan apabila dinginkan sifat utama tiga dimensinya dari molekul kecil, dengan rumus tiga dimensi ini juga kita juga dapat menggambarkan struktur lain yang mengandung karbon tetrahedral
Contoh : CH4 =

Leave a Reply